Translate

Saturday, 20 April 2013

SATU KURBAN PERSEMBAHAN YANG HIDUP [2]



Dalam hal dosa, tidak ada persatuan atau persekutuan, hanya memperhatikan ke-pentingan diri sendiri dan tidak pernah mempercayai orang lain. Ketika kita berjalan mengikuti Tuhan, kita segera menemukan bahwa yang perlu dibereskan bukan hanya masalah dosa dan kekuatan alamiah, tetapi juga ada masalah yang ditimbulkan oleh hidup”individu” kita. Hayat ini selalu merasa puas diri, tidak menakui bahwa dirinya memerlukan dan bahkan perlu bersatu dengan Tubuh.

Thursday, 18 April 2013

SEBUAH PINTU DAN SEBUAH JALAN


Dengan mengenal sejumlah aspek dalam hayat dan pengalaman seorang Kristen, perlu langkah-langkah yang berulang, atau ciri-ciri khusus. Langkah –langkah ini adalah pertama wahyu, wahyu selalu mendahului iman dan pengalaman. Melalui firmanNya Allah membuka mata kita kepada kebenaran tentang beberapa fakta mengenai anakNya. Ketika didalam iman kita menerima fakta itu, kebenaran itu baru secara riil menjadi pengalaman dalam hidup kita.
Pilihan Adam alasan bagi Salib
Adam memilih pohon pengetahuan baik dan jahat, dank arena itu mengambil kedudukan merdeka. Dengan berbuat demikian, ia menjadi “seorang yang berkembang atau maju pesat” [seperti yang dianggap manusia pada zaman ini]. Ia dapat menguasai pengetahuan, ia dapat memutuskan sendiri suatu perkara; ia dapat terus atau berhenti.


4.PELAKSANAAN PENANGGULANGAN DOSA.


Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa ada dua aspek yang berkaitan dengan perkara menanggulangi dosa: pertama adalah catatan dosa kita di hadapan Allah; kedua adalah fakta perbuatan dosa. Karena itu, ketika kita melaksanakan penanggulangan dosa, harus mencakup kedua aspek ini. 

Pertama, catatan dosa harus dihapuskan, dan kedua, harus menanggulangi fakta perbuatan dosa. 

Penghapusan catatan dosa kita di hadapan Allah adalah berdasarkan penebusan Tuhan di atas salib. Tuhan kita menanggung hukuman keadilan Allah bagi kita. DarahNya memuaskan tuntutan hukum Allah bagi kita, karena itu, semua catatan dosa kita di hadapan, Allah telah dihapuskan.

Thursday, 11 April 2013

3. DASAR PENANGGULANGAN DOSA


Maskipun sasaran penanggulangan dosa kita meliputi semua dosa yang telah kita lakukan, tetapi dalam pelaksaanannya, Allah tidak menghendaki kita menanggulangi semua dosa sekaligus. Melainkan menanggulangi dosa-dosa yang kita rasakan atau sadari saat kita bersekutu dengan Dia.

Bukan kita harus sekaligus menanggulangi semua dosa yang telah kita lakukan, tetapi hanya yang kita sadari saat bersekutu dengan Allah, itulah yang kita tanggulangi. Karena itu, dasar penanggulangan dosa kita adalah perasakan atau kesadaran yang kita miliki saat bersekutu dengan Allah. Kita mengenal ini dalam MATIUS.5:23 dan1YOHANES 1:7. MATIUS5:23. memberitahukan kita bahwa ketika kita mempersembahkan persembahan di atas mezbah dan kita teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudara kita terhadap kita harus pergi berdamai dahulu dengannya.

Wednesday, 3 April 2013

Pencurahan Roh Kudus

Keragaman Pengalaman
Mungkin anda bertanya,”Bagaimana aku tahu bahwa Roh Kudus sudah turun ke atas diriku?” saya tidak dapat mengatakan bagaimana anda mengetahui, tetapi anda bisa mengetahuinya. Alkitab tidak memberi tahu kita gambaran tentang perasakan pribadi dan emosi murid-murid di hari Pentakosta. Kita tidak tahu persis bagaimana perasaan mereka, tetapi kita tahu, bahwa perasaan mdan perilaku mereka agak “abnormal”, karena orang-orang yang melihat mereka berkata bahwa mereka mabuk.

Kuncinya adalah iman

Sebagaimana pada pengampunan dosa, demikian pula pada pencurahan Roh Kudus atas diri kita, persoalannya adalah iman. Begitu kita Nampak Tuhan Yesus di salib, kita tahu dosa-dosa kita diampuni; dan begitu kita Nampak Tuhan Yesus di Tahta, kita tahu Roh Kudus telah dicurahkan ke atas diri kita. Dasar kita menerima pencurahan Roh Kudus bukan doa kita, bukan puasa kita, atau penantian kita, melainkan ditinggikannya Kristus. Orang orang yang menekankan penantian dan mengadakan “ibadah penantian” hanya akan menyesatkan umat Kristen, karena karunia itu bukanlah bagu “orang-orang tertentu saja” melainkan untuk semua orang.

EKSPRESI HUKUM HAYAT

Banyak orang Kristen kawakan yang tidak menyadari betapa besarnya peranan kekuatan tekad dalam hidup mereka. Inilah juga sebagian dari kesulitan Paulus dalam ROMA. 7. Tekatnya baik, tetapi semua tindakannya berlawanan dengan tekatnya. Bagaimanapun ia bertekad untuk menyenangkan hati Allah, keadaannya malah semakin gelap.

”Aku ingin berbuat baik”, tetapi “Aku bersifat daging, terjual di bawah dosa”. Di sinilah persoalannya. Banyak orang Kristen seperti mobil tanpa bensin, perlu orang mendorongnya. Bila tidak di dorong lagi, ia segera berhenti. Mereka berusaha mengendalikan diri mereka dengan kekuatan tekadnya. Akibatnya, mereka menganggap hidup sebagai orang Kristen itu sangat pahit, sangat melelahkan.

Friday, 29 March 2013

MENANGGULANGI DOSA


Setelah kita mengenal perihal persembahan diri, sekarang kita akan melanjutkan melihat perihal penanggulangan. Penanggulangan ini mengacu kepada taatnya kita kepada pimpinan Roh Kudus untuk menyingkirkan semua kesulitan yang menghalangi pertumbuhan hayat. 

Seberapa banyak kita ditanggulangi, sebanyak itulah hayat Allah bertumbuh di dalam kita. Seberapa banyak hayat Allah bertumbuh di dalam kita, sebanyak itulah penanggulangan yang mengiringinya. 

Keduanya tidak dapat dipisahkan, itu adalah dua aspek dari satu perkara. Karena itu, penanggulangan merupakan hal yang amat sangat penting dalam pengalaman hayat kita. 

Wednesday, 20 March 2013

2. MOTIVASI PERSEMBAHAN DIRI – KASIH ALLAH

Motivasi persembahan diri ditujukan kepada keadaan hati orang yang mempersembahkan diri. Untuk memiliki persembahan diri yang baik, kita bukan hanya perlu nampak dasarnya, tetapi juga perlu memiliki motivasi. 
Walaupun seseorang telah nampak dasar persembahan diri adalah telah dibeli dan ditebus oleh Allah, namun pengenalan ini mungkin tidak cukup untuk menjamah perasakannya, menggerakkan hatinya, dan menyebabkan dia mempersembahkan dirinya secara sukarela kepada Allah. 
Jika barang-barang yang dibeli Allah adalah benda-benda mati, seperti kursi atau kain, Allah dapat dengan segera menggunakan barang-barang itu sesuai dengan kehendakNya. Tetapi apa yang ditebus Allah hari ini adalah persona-persona yang hidup, masing-masing memiliki pikiran, kesenangan, dan kehendak. 
Walaupun Allah ingin memiliki kita, kita mungkin tidak begitu senang membiarkan Dia memiliki kita. Maskipun Allah mempunyai hak dan dasar yang sah untuk memiliki kita, kita mungkin tidak ingin Dia melakukannya.

Saturday, 16 March 2013

1.DASAR PERSEMBAHAN DIRI – PEMBELIAN ALLAH


 Kita mungkin bertanya lebih lanjut, dari manakah Allah membeli kita? Beberapa orang mengira bahwa Allah telah membeli kita dari kuasa si Iblis, atau Allah telah membeli kita dari belenggu dosa, atau Allah telah membeli kita dari dunia.

Tetapi anggapan-anaggapan itu tidak sesuai dengan kebenaran. Membeli sesuatu menyiratkan suatu pengakuan bahwa hak kepemilikan sebelumnya itu sah; karena itu, seseorang harus menggunakan cara yang sah – pembelian – untuk mendapatkan hak kepemilikan itu. 

Kuasa Iblis, belenggu dosa, dan penjajahan dunia semuanya tidak sah. Allah tidak pernah mengakui bahwa perkara-perkara itu sah. Karena itu, Allah tidak perlu membeli kita dari siIblis, dosa dan dunia. Iblis, dosa dan dunia merampas kita dengan cara tidak sah, menawan kita, dan menduduki kita.

TINGGAL DI DALAM KRISTUS



Perbedaan “Tinggal di dalam Kristus” dan ”di dalam Kristus “ adalah dua hal yang berbeda. Walaupun keduanya membicarakan hubungan kita dengan hayat Kristus, namun masalahnya berbeda.

“Di dalam Kristus” mengacu kepada fakta bahwa kita berbagi atas Kristus dan bersatu dengan Kristus. “Tinggal di dalam Kristus” mengacu kepada pengalaman persekutuan kita dengan Kristus dan menikmati Kristus.

Awalnya, kita di dalam Adam dan ikut berbagi atas Adam. Ketika kita menerima Tuhan sebagai penyelamat kita, Allah memindahkan kita dari Adam ke dalam Kristus.

Ini adalah tahap pertama pengalaman hayat, maka kita menyebut tahap ini “ di dalam Kristus”. Setelah kita di selamatkan dan tertarik oleh kasih Tuhan, kita lebih mencari Tuhan, mempersembahkan diri kita, dan memiliki berbagai macam penanggulangan.

Thursday, 14 March 2013

HARUM SEMERBAK

“Dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.” YOHANES.12:3b. Dengan memecahkan buli-buli pualam itu dan mengurapi Tuhan Yesus, rumah itu dipenuhi oleh bau semerbak. Setiap orang dapat menciumnya, dan tidak ada yang tidak mengetahuinya. Apa artinya ini?

Setiap kali Anda bertemu dengan seseorang yang benar-benar pernah menderita, yaitu orang yang bersama Tuhan telah menempuh pengalaman-pengalaman yang membatasinya, dan yang rela dipenjara oleh Tuhan tanpa mencoba melepaskan diri agar bisa dipakai, sehingga dengan demikian belajar merasa puas hanya di dalam Tuhan dan bukan di dalam hal lainnya, Anda akan segera merasakan sesuatu.

Tuesday, 12 March 2013

MELAYANI MENURUT PERKENANNYA

MARKUS.14:9.”Di mana saja Injil diberitakan......... apa yang dilakukannya ini akan disebut juga”
Mengapa Tuhan mengatakan ini? Karena Injil diharapkan menghasilkan hal semacam ini; inilah tujuan pemberitaan Injil. Injil tidak hanya untuk memuaskan orang berdosa. Puji Tuhan orang berdosa mendapatkan kepuasan!

Tetapi kita harus tahu, kepuasan bagi orang berdosa hanya merupakan suatu berkat sampingan dari Injil, bukan tujuan utamanya. Tujuan utama pemberitaan Injil ialah Tuhan dipuaskan.

Saturday, 9 March 2013

TUJUAN INJIL


Peristiwa dalam kitab injil, yang terjadi di bawah bayang-bayang salib Peristiwa ini tidak hanya bersifat sejarah, juga bersifat nubuat.

MARKUS.14:3,6,9. 14:3 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu keatas kepala Yesus 14:6 Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.. 14:9 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."

Thursday, 7 March 2013

MASALAH POKOK : JIWA MANUSIA

thanks to Wildan Mubarak
Kita semua telah tahu jalan yang Adam pilih. Di antara kedua pohon itu, Adam telah takluk kepada iblis, ia makan buah pohon pengetahuan baik dan jahat. Tindakannya itu telah menentukan arah perkembangan hidupnya.

Sejak saat itu, ia bisa menggunakan pengetahuannya, karena  sudah “mengetahui”. Disinilah kita menjamah titik pokok buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu telah membuat manusia pertama itu terlampau mengembangkan jiwanya.

Wednesday, 27 February 2013

Rahasia kematian Yesus



Ada satu aspek kematian Tuhan Yesus yang mutlak positif dan ini berkenan dengan kasihNya terhadap gereja. Dalam hal ini, kematianNya tidak berhubungan langsung dengan dosa maupun orang berdosa. 

Tuesday, 26 February 2013

EMPAT ASPEK PEKERJAAN SALIB



Kita melangkah lebih maju dan memperhatikan betapa luas wilayah yang di cakup oleh salib Tuhan Yesus Kristus. Menurut pengalaman orang Kristen, dan untuk memudahkan analisis, kita akan terbantu jika kita mengenal empat aspek penebusan Kristus adalah satu pekerjaan ilahi – bukan banyak.  

Sunday, 24 February 2013

HUKUM ROH HAYAT





ROMA.8:1-2.
8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. 
Pada pasal 8, Paulus menyajikan rincian aspek positif dari hidup di dalam Roh. Begitu mulai, ia berkata, ”Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman ”Sekilas, pernyataan ini nampaknya tidak pada tempatnya. Karena penghukuman telah ditanggulangi oleh darah, yang olehnya kita didamaikan dengan Allah dan diselamatkan dari murka Allah. ROMA.5:1,9.

Saturday, 23 February 2013

Lanjutan : SEMUA PEKERJAAN ROHANI ADALAH SUATU PEPERANGAN



3 Menggunakan Senjata Rohani.

Prinsip ketiga dalam peperangan rohani ialah harus mengunakan senjata rohani. Ketika turut serta dalam peperangan rohani, tidak cukup dengan hanya menjaga posisi surgawi, juga harus dapat menggunakan senjata rohani secara aktif. Senjata rohani mengacu kepada “ seluruh perlengkapan senjata “ yang di sebutkan dalam EFESUS.6:10-17.

Sunday, 17 February 2013

III. SEMUA PEKERJAAN ROHANI ADALAH SUATU PEPERANGAN



III. SEMUA PEKERJAAN ROHANI ADALAH SUATU PEPERANGAN
Karena ada peperangan antara Kerajaan Allah dengan kerajaan iblis, maka semua pekerjaan rohani yang kita lakukan bagi Allah dalam bentuk apa pun, selama menjamah hal-hal di alam rohani, adalah suatu peperangan. Sebagai contoh memberitakan Injil, menurut Kisah Para Rasul.26:18. Adalah “ untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa iblis kepada Allah”.  

Wednesday, 19 December 2012

YESUS KRISTUS YANG MENGALAHKAN MAUT

YESAYA. 25:8 Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan ALLAH akan menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab TUHAN telah mengatakannya. 

YOHANES 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup..

Saturday, 15 December 2012

PEPERANGAN ROHANI



1. DASAR ALKITAB.

Tujuan dari peperangan rohani adalah mendatangkan Kerajaan Allah. Ini adalah satu topik yang besar dalam Alkitab. Kita akan mengambil dua tempat yang paling penting sebagai dasar.

MATIUS.12:26, 28-29.

Friday, 16 March 2012

MENGENAL KENAIKAN [ KETERANGKATAN ] Lanjutan [2]

Yesus meredakan angin ribut
Saat ini banyak orang Kristen sangat memperhatikan masalah kekuatan. Tetapi Tuhan telah menyelamatkan kita bukan hanya untuk memiliki kekuatan, tetapi juga memiliki kekuasaan [ otoritas ]. Orang yang berada di dalam alam surgawi tidak hanya memiliki kekuatan, tetapi juga memiliki otoritas. 


Wednesday, 14 March 2012

MENGENAL KENAIKAN [ KETERANGKATAN ] Lanjutan [1]


III. PERLU MENGENAL FUNGSI-FUNGSI ROHANI. 



Untuk mengenal kenaikan, ketiga kita perlu mengenal fungsi-fungsi rohani. Semua karunia rohani orang Kristen diberikan oleh Tuhan dalam kenaikan EFESUS.4:8, juga untuk kita terapkan dalam posisi kenaikan. Karena itu,jika kita tidak mengenal dasar kenaikan dan berdiri teguh di atasnya, kita tidak akan dapat menerapkan karunia roh.